teman itu seperti sofa empuk yang menyulap lelah kita menjadi energi baru. soalnya dengan melihat wajah-wajah mereka atau tepukan lembut di pundak kita, semua penat berubah menjadi suka cita. setelahnya, langkah ke depan menjadi lebih ringan.
teman itu seperti sofa empuk yang tidak menyakiti meskipun kita jatuh dengan keras di atasnya. pertemanan tidak selalu berjalan mulus. kadang-kadang ada kerikil-kerikil atau sandungan-sandungan kecil. namun itu semua tidak akan membuat kita terpuruk, melainkan menjadi sarana pendewasaan juga mempererat ikatan yang renggang.
terima kasih teman. semoga saya adalah sofa yang empuk bagi kalian. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar